ANALISIS PERBANDINGAN PERAN OPINION LEADER MENGAKSES MEDIA PADA WILAYAH DARATAN, PEGUNUNGAN DAN KEPULAUAN DI KABUPATEN PANGKEP

Muhammad Farid; Unde, AndiAlimuddin; Abdul Gaffar; Sudirman Karnay

Abstract

Judul Analisis Perbandingan Peran Opinion Leader mengakses Media di Wilayah Daratan, Pegunungan dan Kepulauan di Kabupaten Pangkajene Kepulauan. Pada penelitian ini mengajukan empat tujuan penelitian yaitu; menganalisis aktivitas opinion leaders, mengakses pesan melalui media, menganalisis dan mengevaluasi pesan yang diterima dari media, mengkomunikasikan pesan yang diterima dari media, menggambarkan perbandingan opinion leaders yang bermukim di daratan, kepulauan dan di pegunungan dalam mengakses, menganalis, mengevaluasi dan mengkomunikasikan pesan yang diterima dari media. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif, yaitu untuk menggambarkan aktivitas opinion leaders dalam mengakses, memproses dan menyampaikan pesan yang diterima kepada khalayak. Wawancara mendalam dan observasi digunakan untuk mengoleksi data baik data primer maupun data sekunder. Dengan mewawancarai opinion leaders atau tokoh masyarakat pada tiga wilayah tersebut. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, yaitu tiga proses yang berlangsung secara interaktif. Pertama, Pengumpulan data, kedua reduksi data, ketiga, Penyajian Data, Keempat, Menarik Kesimpulan, untuk penarikan kesimpulan dari berbagai kategori data yang telah direduksi dan disajikan menuju pada kesimpulan akhir yang mampu menjawab, menerangkan tentang berbagai permasalahan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran opinion leader beberapa dekade belakang ini kurang mendapat perhatian . Padahal peran itu sangat dibutuhkan dalam kondisi media massa yang dengan dahsyatnya menyampaikan pesan pesan beragam kepada masyarakat Opinion leaders mengakses pesan melalui media televisi, radio dan surat kabar. Menyenangi beragam acara seperti berita politik, ekonomi, budaya , olah raga. Opinion leaders ternyata melakukan analisis berbagai pesan yang diterima danselanjutnya melakukan evaluasi pesan yang diterima dari media. Tidak semua informan mengkomunikasikan pesan yang diterima dari media melainkan hanya yang terkait dengan kondisi masyarakat sekitar. Terdapat perbedaan opinion leaders yang bermukim di daratan, kepulauan dan di pegunungan dalam mengakses, menganalis, mengevaluasi dan mengkomunikasikan pesan yang diterima dari media. Seperti yang Opinion leaders di kepulauan dan pegunungan masih menjadi tempat bertanya dalama beberpa hal, sedangkan opinion leaders di daratan hampir tidak jelas lagi perannya apalagi sebagai tempat bertanya. Kesimpulan penelitian ini, opinion leaders, mengakses pesan melalui media televisi,radio dan surat kabar, opinion leaders menganalisis dan mengevaluasi pesan yang diterima dari media utamanya berita politik, ekonomi, sosial dan kemasyarakatan.Pesan yang diterima dari media setelah dianalisis kemudian disampaikan kepada masyarakat, secara formal melalui musrenbang dan pertemuan resmi lainnya, sedangkan non formal warga mendatangi opinion leader dan bertanya langsung. Perbandingan opinion leaders yang bermukim di daratan, kepulauan dan di pegunungan yang paling menonjol adalah pera di kepulauan dan pegunungan masih mendapat respons di masyarakat sedangkan opinion leaders di daratan perannya sudah memudar.

Download Full Article